Rico Waas Targetkan Kota Medan Jadi Kota Unggul dan Adaptif dalam Digitalisasi Keuangan
Selasa, 10 Februari 2026, 14:52:11 | Dibaca: 15
Pemerintah Kota Medan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menyambut ajang Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan, Senin (9/2/2026).
Rapat tersebut dibuka oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan, Laksamana Putra Siregar. Turut hadir dalam pertemuan strategis ini Kepala Bapenda kota medan M Agha Novrian di wakili Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan T Roby Chairi, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Retribusi Daerah Popy Maya Syafira, perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan Bank Indonesia, serta perwakilan PT Bank Sumut.
Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Laksamana Putra Siregar, Wali Kota Rico Waas menegaskan bahwa transformasi digital merupakan pondasi utama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, dan efisien.
"Digitalisasi bukan sekadar tren, melainkan instrumen penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan kualitas pelayanan publik di Kota Medan," tegasnya.
Rico menambahkan bahwa keikutsertaan Kota Medan dalam Championship TP2DD bukan hanya mengejar penilaian formal, melainkan sebagai media evaluasi dan akselerasi agar dampak digitalisasi dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat.
Dalam rapat koordinasi tersebut, Wali Kota Medan menekankan tiga poin krusial yang harus menjadi perhatian seluruh pihak yakni Penguatan komitmen antar-instansi yang harus terencana, terukur, dan berkelanjutan. kemudian, Setiap indikator penilaian Championship TP2DD harus dipahami secara utuh dan diterjemahkan ke dalam program kerja dengan target serta timeline yang jelas, lalu Memastikan seluruh potensi pajak dan retribusi daerah dapat dilayani melalui kanal pembayaran digital yang mudah, aman, dan terjangkau guna meningkatkan kepatuhan masyarakat.
Menutup arahannya, Rico Waas berharap rapat koordinasi ini mampu melahirkan masukan konstruktif dan menyamakan persepsi antar-stakeholder.
"Kita ingin menjadikan ajang Championship TP2DD 2026 sebagai media pembuktian bahwa Kota Medan mampu menjadi kota yang adaptif, inovatif, dan unggul dalam digitalisasi keuangan daerah," pungkasnya.