Pelopor di Indonesia, Wali Kota Medan Luncurkan Qresto: Inovasi "Split Bill" Pajak Daerah Secara Real-Time
Selasa, 28 April 2026, 07:59:07 | Dibaca: 12
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, resmi meluncurkan aplikasi Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization), sebuah sistem pembayaran pajak daerah berbasis digital pertama di Indonesia yang menerapkan mekanisme pemisahan tagihan (split bill) secara otomatis dan real-time.
Peluncuran yang berlangsung di Sushi Tei Sun Plaza, Senin (27/4), menandai babak baru bagi Kota Medan sebagai kota pertama di tanah air yang mengintegrasikan sistem pembayaran restoran, kafe, hingga hotel langsung ke kas daerah pada saat transaksi terjadi.
Turut hadir dalam acara launching tersebut Kepala Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Sumut, Rudy Hutabarat, Kepala Kantor Perwakilan LPS I Medan, Jimmy Ardianto, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian, serta Kepala Bapenda Kota Medan, M. Agha Novrian.
Dalam sambutannya, Wali Kota Rico Waas menjelaskan bahwa Qresto hadir untuk menghapus keraguan masyarakat mengenai penyaluran pajak restoran. Melalui sistem ini, pajak yang dibayarkan konsumen tidak lagi mengendap di pihak pengusaha, melainkan langsung terbagi (split) ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
"Selama ini kita menggunakan sistem *self-assessment*, di mana restoran melaporkan sendiri pendapatannya secara berkala. Dengan Qresto, saat masyarakat membayar hari itu juga, pajaknya langsung masuk ke kas daerah. Tidak ada lagi dana yang mengambang," tegas Rico Waas.
Inovasi ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Pemerintah Kota Medan melalui Bapenda, Bank Indonesia (BI), dan Bank Sumut. Rico Waas memaparkan tiga dampak positif utama dari Qresto yakni ke akuratan data, lalu meminimalisir kebocoran pajak di sektor kuliner dan perhotelan dan terakhir membangun serta menjaga kepercayaan publik kepada pemerintah kota Medan khususnya.
Sebagai proyek percontohan (pilot project), Sushi Tei resmi menjadi mitra perdana. Wali Kota memberikan apresiasi tinggi dan menyematkan predikat "Restoran Sahabat Pemerintah" bagi pelaku usaha yang mengadopsi Qresto.
"Saya minta logo Qresto segera dipasang sebagai penanda bahwa ini adalah restoran berintegritas yang transparan dan membantu negara," ujar Wali Kota.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumut, Rudy Hutabarat, mengapresiasi langkah digitalisasi ini sebagai upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sementara itu, Direktur TI dan Operasional Bank Sumut, Sandhy Sofian, menegaskan komitmen perbankan untuk mendukung kelancaran sistem ini di seluruh wilayah.
Acara diakhiri dengan simulasi transaksi langsung oleh Wali Kota Medan yang menunjukkan kemudahan proses pembayaran menggunakan Qresto. Dengan peluncuran ini, Kota Medan diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam pengelolaan keuangan daerah yang profesional dan akuntabel.